Langsung ke konten utama

Unggulan

Menjadi Ibu Baru, Lelah Tapi Membahagiakan

Alhamdulillah, bisa menjadi istri dan ibu adalah salah satu kodrat seorang perempuan. Alhamdulillah, akhirnya aku bisa menjadi seorang ibu. Menjadi ibu baru, tentu mendatangkan banyak kejutan dalam hidupku. Baby blues, lelah, dan jenuh saat mengurus anak telah kurasakan. Belum lagi harus begadang dikala luka jahitan masih terasa perih, mendengar tangisan bayi yang memekakkan telinga, puting yang sakit dan payudara yang bengkak, serta rembesan ASI yang membuat bau amis di bajuku. Ditambah tak punya waktu untuk diri sendiri. Mau makan dan mandi tak tenang. Duniaku benar-benar berubah 180 derajat. Jujur, beberapa hari setelah lahiran, aku sempat merasa kesal dengan anakku. Sempat merasa tidak senang dengan kehadirannya. Merasa terbebani dalam mengurusnya. Kesal karena tidak bisa beristirahat karenanya. Namun, dibalik itu semua, ketika aku bisa memeluk anakku, merasakan genggaman tangannya, melihat senyumannya untuk pertama kali, mendengar dia mulai belajar berbicara, semua itu adalah rasa...

Kisah Anak Kuliahan - 3


"Sebentar, serius nih?!" aku bertanya sambil membelalakkan mata. Ya Allah, betapa kecewanya hatiku. Harapan palsu ternyata tak hanya kepunyaan masyarakat tukang modus, tetapi juga para dosen.

Aku sudah buru-buru meninggalkan rumah untuk kuliah. Sampai-sampai piring bekas makanku tak berani kucuci. Alasannya ya malu dong kalo terlambat. Lebih baik tidak terlambat daripada terlambat sama sekali! Hoalah ndok, ndok, piye iki?

Sampai dikampus, kuparkirkan motor kesayanganku dengan teman-temannya. Setelah berpamitan padanya dengan cara bercermin sambil berpose di kaca spionnya, aku pun bertekad untuk kuliah dengan semangat membara.

"Cuy, dosen nggak masuk!" kata teman-temanku dengan kompaknya di pintu kelas. Aku yang mendengarnya langsung terpatung-patung kemudian diam mematung. "Cuy, seriusan? Duh, betapa relanya aku meninggalkan piringku tak tercuci di wastafel. Belum kurendam air pula, lengket berkeraklah dia," kataku dengan masih tak percaya.

"Yeee, senang dong! Pleaseeeee, senang dong, hahaha," kata temanku yang paling lebar cengirannya.
"Sorry sis, aku datang ke kampus dari jauh dengan meninggalkan noda pada piringku dan sekarang ini terjadi?! Ooh, bagaimana bisa?!"

Aku segera berbalik badan dan komti kelas berteriak. "Kita kuliah nanti jam 3 sore!" Huuu, segera aku berbalik badan dan menatap teman dengan senyuman paling iiww >_<  dan tersenyum balik padanya. "Aku numpang di kosanmu sampai jam 3 ya? :)


END

Komentar

Postingan Populer